Monday, November 3, 2014

Favorite Childhood Book

yang paling diinget dari buku masa kecil adalah sebuah buku dengan gambar seorang anak cowok dengan pohon tomat berbuah ranum yang tumbuh di kepalanya.

kalau ndak salah ceritanya seorang anak yang berbohong sama ibunya kalau dia ndak memakan buah tomat milik ibunya. namun karena perasaan bersalah yang mendalam. ketika tidur si anakpun bermimpi. buah tomat yang dia makan hasil curian milik ibunya itu biji-bijinya mendadak tumbuh dengan buah tomat ranum-ranum di kepalanya. yang membuat si anak ketakutan setengah mati. yang ternyata beruntunglah itu hanya sebuah mimpi. dan begitu bangun dia langsung minta maaf sama ibunya. 

eh gara-gara buku ini, dulu kalau saya makan sesuatu yang berbiji. walau itu buah halal bukan hasil curian. saya sering ketakutan biji yang ketelan itu tumbuh di kepala. haha.

terus ada lagi kisah seorang anak yang berada di bulan di bawah pohon. lupat tepatnya ceritanya gimana. dulu buku-buku gituan dapatnya dari kai yang minjem di sekolahnya. jadi begitu saya tamat baca. dibalikin. minjem lagi. buku-buku terbitan kemendikbud.

kalau majalah berhubung saya sekolah mi, kai juga ngajar mi, majalahnya ndak jauh-jauh dari aku anak sholeh. #kibaskerudung

beranjak smp, bacaan majalah mulai berubah. ada aneka yess. ada anita. dan otomatis. saya minjem. ndak punya uang sendiri buat beli. maklum untuk ukuran kantong saya. majalah itu masuk kategori maharani alias mahal. 

o iya, jaman smp saya juga aktif di osis yang ngurusin majalah dan koran langganan sekolah. dulu ada masanya. saya lupa koran apa. ada semacam majalah kecil gandengan yang bahas tentang berita anak smp. mulai dari wartawan sampai beritanya. lupa koran apa. saya inget dulu baca resensinya titanic di majalah itu. saya cari di gugling ndak nemu. haha

dan buat ngimbangin ghirah iman di dada, smp saya langganan majalah annida. urunan sama kembaran. 

terus kalau di rumah, bacaannya ndak jauh-jauh dari mpa (majalah pembangunan agama) sama aula. 

majalah mpa atau majalah pembangunan agama ini adalah majalah buat guru-guru yang berada di naungan departemen agama. dapatnya pas sehabis gajian. karena kai adalah guru mi. jadi otomatis juga langganan majalah ini. o iya, saya dulu pernah menang tts loh di majalah ini. dapat uang 25 ribu dan di kirim via wesel. haha

terus kalau aula itu adalah majalahnya warga nadhliyin alias NU. berhubung kai dan nyaik adalah warga nu garis keras yang ngefansnya sama gus dur. bahkan kai aja kalau ditanya siapa presidennya. presiden beliau itu cuman gusdur. hekekeke. jadi langganannya majalah aula tiap bulan. dan tetap berlanjut sampai sekarang loh. hahaha

Books You Love to Reread

iki ndak bisa diganti sama film atau drama korea yang love to rewatch ta?

#disawatflasdisk

ada beberapa buku yang beberapa kali saya baca, baca di sini bukan langsung dibaca total sebuku. tapi lebih ke bagian-bagian tertentu yang saya suka.

semisal ada sang pemimpi-nya andrea hirata. bagian dia arai ikal hampir mati kedinginan kena salju terus mereka akhirnya menutupi badan mereka dengan tumpukan dedaunan biar hangat. sumpah memorable banged.

atau pertemuan wicak, daus dkk di bandara belanda yang berawal dari sebuah rokok itu juga ndak kalah serunya.

atau juga filosofi kopi, ketika si siapa itu mas lupa namanya yang sampe kemana-mana dan menemukan kopi terenak itu kopi tiwus. oh ya, mas ben! haha

atau juga bukunya mas mbot, gilanya orang kantoran. sumpah bikin cekikikan.

opo meneh ya? buku-buku menahun-mebulan yang masih tertumpuk di meja tapi ndak kelar-kelar dibaca. ada inferno. iki buku sudah setahun. haha. ada muhammadnya tasaro. entah sudah lebih tiga tahun kayaknya. sama titik nolnya agustinus. setahun lebih juga. ada moslem traveller juga. sek mengumpulkan remah semangat buat ngelari dan ndak kegoda buku lain.

Saturday, November 1, 2014

places want to travel

kalau ngomongin tempat yang ingin dikunjungi kemana saja? banyak. se negara indonesia raya kalau bisa. pingin mengkhatamkan indonesia dulu sebelum jalan-jalan ke luar negeri. kebetulan saya suka tempat-tempat yang berbau gunung dan wisata alam atau wisata budaya kota tua.


wae rebo. sumber : google

kelimutu. sumber : google


kalau ditanya, dalam waktu dekat, yang paling diinginkan jalan-jalan kemana? maka saya akan langsung jawab, saya pingin ke kelimutu, dilanjut ke ende flores tempat pengasingan pak soekarno jaman dulu waktu sama bu inggit, terus pingin lanjut ke wae rebo, terus lanjut ke labuan bajo dan berakhir di taman nasional komodo. itu yang paling diingin kan dalam waktu dekat. iseng-iseng saya cek iteneri ke sana jebul so maharani. pilihan pesawat itu denpasar ende, atau denpasar kupang. bisa sih ngeteng pake jalur darat. cuman. waktunya ituloh. hahaha. bisa dipecat saya, la piye? belum setahun di kantor sekarang sudah jaluk cuti berhari-hari. (headspin)



rumah pengasingan bung karno di ende. sumber : google

labuan bajo. sumber : google

kalau gunung-gunungan yang dipinginin dalam waktu dekat itu ke gunung arjuno welirang. la piye? gunung daerah jateng sudah hampir khatam. jatim baru semeru, ijen sama bromo. setelah dipikir ulang kenapa lebih banyak naik ke jatengnya, itu karena sesolmetan naik gunung tinggalnya di daerah jateng jogja dan sekitarnya.

arjuno. sumber : google
kerinci. sumber : google
selain itu saya juga pingin ke gunung kerinci sama rinjani. terus gede-pangrango juga belum. pingin ngerti mandalawangi tempat kontemplasi sok hoe gie. pingin ngerti salabintana. 

terus juga pingin ngerti way kambas, banda naira.

way kambas. sumber : google

nanti kalau indonesia khatam. rasanya pingin ngewallpaperin kamar sama peta indonesia dengan dipin sama photo-photo saya gitu. hehe

Friday, October 31, 2014

bullying

dulu waktu madrasah, saya punya temen yang suka nyubitin saya sampai merah kalau saya ndak mau nulisin tulisan arab di bukunya dia. dulu saya orangnya penakut. dan sepertinya tampang saya memang tampang-tampang mudah diintimidasi. kata beberapa temen sih gitu. saya orangnya ngalahan. sekali. dua kali. tiga kali saya sudah niteni siapa-siapa orang yang suka ngintimidasi saya. jangan kira saya akan acuh. tak akan.

beberapa saat lalu, saya punya temen kantor, sebenarnya kalau di kantor bisa dibilang setara. sedivisi. tapi di proyek. dia atasan saya. sikapnya mbossi temen. saya pernah seharian ndak mau lihat mukanya. sepertinya simbak juga ngerasa. pernah wiken-wiken dia marah-marah sama saya bentak-bentak ditelpon. tak biarin aja. sampai akhirnya dia harus ke kantor sendiri ngambil file kerjaan. saya mah sebodo teuing. haha.

dan sekarang kita ndak sekantor. sudah sama-sama resign. terus dia ngonta saya nawarin buat gabung di oriflamenya. sampe bilang mau mampir ke kantor saya. saya? sebodo teing. langsung aja tak bilang. saya ga minat mbak. dia wassap-wassap saya, saya ga bales. bukan apa. saya males ngadepin orang yang ndak menghargai orang lain. pernah ketemu di mall. saya lihat si mbak. saya males nyapa. akhirnya saya muter biar ndak ketemu. eh malah dia ya nyamperin duluan. hahaha.

duh sifat pendendam saya ini susah banged dihilangin. haha. 

Thursday, October 30, 2014

opo seng digoleki?

opo seng digoleki?

sering banged ndak sih dapat pertanyaan kayak gini?

seng tak goleki iku awakmu, iyaaa... awakmuuuu

#terdodit

#halah

(haha)

jadi saya selalu bermasalah sama yang namanya kunci-kuncian.
mulai kunci kamar, kunci motor, hingga kunci hati(k) *eh (unsure)  (haha)

kunci kamar hilang entah kemana, saat itu saya baru sampai kost jam dua belas malam, sepulang karokean di inul vista dalam rangka farewell teman yang mutasi ke makassar. eh bayangin dong ya. jam segitu. mau bangunin bu kost sungkan. mau ngeluyur cari tukang kunci itu mustahil. untunge teman sebelah kamar belum tidur. jadi saya numpang nunut tidur kamar dia. dan untungnya juga punya cucian yang masih dijemuran. jadi urusan ganti-ganti kostum buat berangkat kerja besoknya ndak ada kendala. dan sampe sekarang saya masih pake kunci cadangan. belum budhal-budhal ke tukang kunci. 

kunci motor dengan gantungan china warna ungu juga lupa naruh di mana. jadi sementara juga pake kunci cadangan. lagi males nyari di meja yang berantakan. atau jangan-jangan masuk tumpukan cucian. hambuh. (unsure)

Wednesday, October 29, 2014

semacam korea-korean

hal yang paling disenengi dari internet cepat itu adalah bisa download drama korea sepuasnya. apalagi ditambah kuota saya di kantor ndak dibatasi alias bebas-bebas aja bukanya. ndak diblokir dan ndak dibatasi. jadi sekarang kalau dengerin lagu. terus lagu ga ada di list winamp. langsung aja streaming. atau pas lagi pingin ngebut drama korea. kadang setelah download. begitu rada senggang. langsung nonton di kantor. haha. bahkan ketika lembur sampai pagi sekalipun, kalau saya sudah sumpek sama angka-angka, saya nonton drama korea barang lima belas sampai setengah jam.

haha

dan kalau sudah nonton drama korea itu, tangan mesti riwil buat ngebahas, apa yang dibahas? oppadeul itu dong. aaaaa... sini maas. lungguh jejer akuuuu.

haha...

iseng ngelist apa aja yang mesti ada di drama korea. semoga di blog yang lain belum ada yang ngulas.

  1. Rumah/ kamar pemeran utama seringnya berada di lantai dua atau pas bawah atap. Semisal rooftop prince (dari judul sudah langsung ketahuan dong ya), its oke its love (di drama ini sebenarnya saya bingung, dua lantai apa tiga lantai sik? Kalau di lihat dari out door hanya dua lantai yang mana di bawah itu cafe sama klinik baru lantai dua halaman plus kamar tempat tinggal mereka, tapi kalau dari indoor ataupun interior kamar mereka naik lagi di lantai atasnya berarti kan tiga lantai ya? Semisal pas mbak psikiater berantem sama mas produser, jeyol nguping mereka dari dalam kamar, ada adegan dia ngeliat ke bawah jendela yang notabene adegan berantem itu di tempat biasa mereka jemur dan leyeh-leyeh yaitu lantai dua, terus ada adegan sehabis berantem si mas buka pagar dan turun. Berarti kan tiga lantai ya? Ah mbuuuhlaaah.. haha) atau lantainya lantai mezanin apa ya? I hear your voice. paling suka pas adegan si leejongsuk beneran lampu di gang si mbak yang sudah lama mati. yang awalnya jalan gelap jadi teraaang. mas-mas, kosanku kamarnya juga lantai dua loh. *eh =))
  2. Masih hubungan rumah mereka di lantai dua, nanti biasanya ada adegan mereka jemur-jemur, menggalau mabuk cecurhatan sambil minum bir/soju sambil nanar menatap langit sambil tetiduran di amben gitu deee dan besoknya otomatis langsung makan sop. Semisal rooftop, coffee prince
  3. Masih ada hubungan sama dua nomor di atas, biasanya lantai 1 itu kedai kopi atau tempat praktek dokter, semisal love rain, kalau ini rumah, kedai kopi, tempat praktek jadi satu sama studio foto. Marriage without dating cafe sama tempat praktek, its oke rumah kedai kopi sama tempat praktek.
  4. Pemeran utama cewek lebih tua dari yang cowok, i hear your voices, need romance, angel eyes. Ga tanggung-tanggung neh ya, i need romance yang cewek lebih tua tujuh tahun, i hear your voice si mbak pengacara pacare anak smu, kalau angel eyes ga seberapa jauh. Kalau cowok-cowoknya kayak mereka saya juga mau dong punya mas-mas brondong! 
Haha.

makanan favorit

oke, sepertinya saya sedang mau merubah mood pagi saya yang amburadul gegara insiden sebuah telpon intimidasi, betenya sih karena saya bukan tipe orang yang bisa mengintimidasi balik, jadi ya akhirnya bete-bete sendiri. haha. mungkin si bapak ruangan jadi mesakke ngeliat saya. saya sepagian dibiarkan ndak nyentuh kerjaan blas. haha. dan berujung kita seruangan bertiga makan di luar bareng yang berujung saya curhat sama bapaknya terkait insiden telpon. kata bapaknya tanpa saya dengar saya ngerti poinnya mbak. dan dapat banyak ilmu baru lagi dari bapaknya.

jadi mari bikin hati senang dengan menulis tantangan di sini. temanya makanan favorit. berhubung saya anak kos. jadi makanannya adalah makanan warung. seringnya gitu sejak saya berubah jadi anak kos beberapa tahun ini.

telor daging bu tatik. jaman saya masih maba unyu-unyu. makanan di warung bu tatik ini masuk kategori mahal. kalau warung lain masih berkutat di angka dua ribu lima ratus di bu tatik sudah tembus angka lima ribu. padahal menune sederhana. telor ceplok dikasih irisan bawang sama irisan daging. yang bikin sekarang tetep jadi favorite adalah. saya terkadang di saat tertentu jadi korban seseorang buat nemeni makan. waktu itu pagi. dapat sms bunyinya : kowe wes sarapan? dan saya balesnya sekitar dua jam kemudian : baru bangun euy, belum sarapan, sampean wes sarapan po durung? dapat balesan lagi : ya wes tak kesana sekarang. saya : omoo. belum mandi. give me fiftin minutes. dibales lagi : oke. dan seringnya ga sampe sepuluh menit sudah dapat sms lagi : aku wes di depan. hyaaaaaa...

cak kin. kalau makan kesini juga jarang ke sini sendirian. biasanya sama temen semena-mena itu. biasanya juga cuman sms : wes di kos? cak kin yuk. saya balesnya : oke, ketemu di sana apa sampean mrene? balesnya : tak ke sana sekarang. saya cuman bales : ok. atau terkadang kalau saya pas masih di jalan suka langsung ketemu di sana. atau kalau sudah makan saya cuman mesen es jeruk nemeni orang makan. *halah. dan cuman di cak kin ini yang makanan saya sama dia nyambung. laine ndak ada yang nyambung. karena dianya mesti bilang makanan saya itu makanan sampah, kolesterol semua. =))

yang bikin seneng apa? saya ndak pernah bayar kalau makan sama temen semena-mena ini. ndak pernah ngebolehin bayar. pernah waktu saya ga gajian beberapa bulan. saya sampe bilang : saya ndak sekere itu juga kali. tapi ya tetep. saya ndak jadi ngeluarin uang dari dompet.

urusan ndak ngeluarin uang ini. saya juga punya temen geng nonton. isine para mas-mas sekontraan. saya sering bareng mereka nonton. dan ndak pernah bayar. biasane kalau mereka mau nonton saya ditag atau ditelpon atau disms. ikut ndak? kalau ikut. ya udah tiket udah dibelikan. dan tiap mau bayar. saya mesti dilempar ke mas satunya ke mas satunya lagi. dan sekarang tiap mau nonton. saya sudah males ngeluarin dompet. soale emang tetep ga mau kalau saya bayar. =))

beberapa varian bebek-bebekan di surabaya. saya sering bungkus kalau makan. soale kalau makanan ini itu makanan sampah. jadi ga ditemani. dan saya juga ndak bisa jadi orang yang semena-mena buat minta ditemani makan. *halah

varian ikan-ikanan. samaa. ini makanya sering sendiri atau paling banter sama temen kos. soalnya walau antri lama. asal ikan. saya pasti rela. haha

atau kalau masak sendiri. saya itu pencinta penyet terong garis keras. sampai temen kosan hafal. pasti mbak chop nyambel terong lagi.

eh saya pernah deng ditemani sekali makan makanan sampah, katanya mesakke soale saya puasa. tapi tetep saja. sehabis itu saya yang nemeni pindah warung di tempat yang ndak nyediain makanan sampah. =))

kalau pas pulang ke rumah saya pencinta cumi dan tongkol garis keras. dan itu kudu masakan nyaik. jadi kalau cumi atau tongkol tapi bukan nyaik yang masak. saya belum tentu suka. beda aja gituuu rasanyaaa.

saya juga pencinta kepala kambing garis keras. otak sama matanya ituloh. bikin betah makan sop kepala kambing walau tanpa nasi. dan ini biasanya jadi senjata kakak biar saya maen ke rumahnya di probolinggo. biasane ponakan sms : lek phies, ayah katanya mau beli kepala kambing. lek phies kapan ke sini? dan saya langsung bales : wiken besok lek phies kesana yaaa... hahaha


 

Me n My Ego Template by Ipietoon Cute Blog Design