Showing posts with label Surabaya. Show all posts
Showing posts with label Surabaya. Show all posts

Thursday, February 11, 2016

Perempuan yang cukup berbahagia hanya dengan makan-makan dan kumpul-kumpul di Pipe and Barrel

                             

Disebuah grup whatsapp yang selalu woles tetiba mbak Er muncul dengan pesan : Eh, aku Minggu depan sampai minggu ada di Sidoarjo. Meet up yuk!,  sekalian Kungfu Panda. Saya mah ayuk saja, dan tercetuslah mau meet up hari Selasa dijam makan siang. Dan kemudian obrolan beralihpun menjadi obrolan woles lain.

Pas hari selasa lapak wolespun ramai, mana poto-poto hasil meet up nya? saya jawab, karena tidak semua ngumpul, saya ndak tega buat aplot foto-foto di grup. (haha)  dan setelah obrolan woles kemana-mana lagi, mba Er bilang : yuk, jumat makan siang bareng lagi yuk. dan ini hampir semua setuju, kecuali mbak satu yang di Jakarta. mbak Siu : enaknya makan siang di mana? Mbak Er : Pipe and Barrel yuk. Mbak Siu : ga bosen po? di Pipe and Barrel lagi? Mbak Er : itu Chopie katanya masih belum puas. Saya cuman (haha) mengikuti skenario yang ada. dan jadilah akhirnya pas hari Jumat, mbak Er, mbak Cin dan mba Niz, serta mbak Siu yang datang telat, menghabiskan jumat siang yang panas dengan cukup berbahagia hanya dengan makan-makan dan kumpul-kumpul di Pipe and Barrel. Dan entah ini sudah kumpul-kumpul yang keberapa sejak kita dipertemukan ditahun 2010 disebuah situs yang bernama ngerumpi.com. situsnya boleh tutup, tapi persaudaraan kita ndak boleh tutup ya mbak. dari yang masih banyak yang single, hingga tinggal saya yang masih single. *rasahcurhatjugakalitun (haha)

Sembari menunggu makanan dan mba Siu datang, saya menyempatkan diri untuk melihat-lihat sekitaran pipe and barrel ini. Dan ternyata Pipe and Barrel ini terbagi mencadi tiga area utama. Indoor, Semi Indoor-Outdoor dan Outdoor. Ambience ruangannya enak, bikin betah, tongkrongable dan juga instagramable. Apalagi waktu itu masih sepi, dan sepertinya Pipe and Barrel ini baru rame ketika siang menjelang malam. Dan foto yang ada dipostingan ini juga bukan editan hanya ditambahi watermark.
                         

Area semi indoor-outdoor

Area out door
Dan kerennya lagi buku menunya berupa ipad. Ipad yaaa.. bukan tablet. Jadi ya, ada harga ada rupa. Kalau buku menu berupa Ipad jangan harap harga makanan sama seperti buku menu yang terbuat dari kertas dan dilaminating. Ya iyalah, operasionalnya aja mahal. (haha)

Tempat memesan makan dan minuman di sini. 
Pesanan kita waktu itu adalah (semoga saya ndak salah ingat, maklum ternyata tetiba dibayari. Dan bikin bahagia hingga amnesia) :
  1. Spagetti oriental BBQ Chicken
  2. Meet Sally the Dorry
  3. Honey Chicken Rice
  4. Piper Fritto Paddy
  5. Honey Crusty Salmon
                                               


Dan untuk rasa, kalau menurut mba Siu yang saat itu pesan menu salmon. Ada harga ada rupa, beliau ngasih skor 8/10 loh. Sedang saya yang waktu itu pesan ikan dori, enak sik tapi sayang ga ada nasinya. Jadi sampai kantor tetap makan penyetan dong ya. Sedang menurut mbak Niz yang awalnya bilang : iki opo to? nasi goreng kok dikasih sambel. yang ternyata ketika dicampur sambel sama nasgornya, katanya memang enang. Kalau mbak Er cuman senyum-senyum entah apa. Makanan boleh tandas, tapi obrolan tak boleh tandas. Dan inilah kita dengan tampang kekenyangan. Jadi apakah sudah puas mengeksplore menu Pipe and Barrel, Chop? *colek dagu mbak Er (haha)


Kita, para mbak-mbak woles (haha)
Oiya, buat yang pingin nyobain juga, Pipe and Barrel berada di Jl. Polisi Istimewa No. 22. Tepatnya pas seberangnya SMU St Loui Surabaya.

Tuesday, April 2, 2013

a day at surabaya

apa yang dilakukan ketika sehari terdampar di surabaya, dan ini yang saya lakukan ketika ada teman minta ditemani muter-muter seharian di surabaya. 

memulai hari dengan ngajak teman (terutama yang sama-sama maniak kopi) ke Kopitiam Oey. Sarapan nasi hitam plus ngopi-ngopi. Nasinya berwarna hitam dan dibungkus daun yang semacam kayak dipincuk tapi ndak dipincuk (*bingung nyari padanan katanya. =)). terus minumnya disanding dengan kopi hitam. kopi hitam favorite saya di sini adalah kopi vietnam dan kopi itali. sama-sama kopi jenis robusta. dan pahitnya sampe kerasa dipangkal tenggorokan kayak kita abis nenggak pil. beneran bikin mata melek banged dan segar. penyajian kopi hitam di kopitiam oey ini mesti disandingkan dengan air es. kalau kopi vietnam ada campuran susunya, tapi untuk kopi itali pure hitam.

nasi hitam

kopi vietnam

kopi itali


Setelah kenyang kelar, bisa dilanjut melipir ke house of sampoerna. Disini kita bisa melihat rokok kretek yang dilinting secara manual serta sejarah perusahaan sampoerna yang awalnya hanya dari seonggok gerobak hingga jadi perusahaan besar seperti sekarang. Selain bisa ikutan tour de heritage mengunjungi daerah-daerah heritage di surabaya secara gratis kita juga bisa menikmati pameran lukisan serta fotografi yang sering diadakan di sini.

untuk siang bisa langsung meluncur ke masjid laksamana cengho. masjidnya bernuansa china dan dikelola oleh etnis tionghoa. seperti kita ketahui, laksamana cengho adalah pedagang china yang menyebarkan islam di tanah jawa.

kebutuhan ruhiyah kelar terpenuhi, lanjut lagi memenuhi kebutuhan badaniyah alias lanjut kulineran lagi alias mari nyari makan siang dengan mlipir sate klopo ondomohen di jalan wali kota mustajab. Atau kalau mau trully surabaya bisa mencoba lontong balap di daerah bg junction, atau bagi penyuka bebek kayak saya bisa juga ke bebek mercon di jalan kayun, bebek hitam cak sayeki di daerah dharmahusada. setelah itu bisa ngobrol-ngobrol santai menikmati panasnya surabaya di es teler pacar keling.

atau kalau mau uji nyali dan suka pedes bisa juga mlipir ke nasi goreng jancuk di surabaya hotel and resto. selain porsinya yang banyak juga pedasnya yang masyaallah. setelah meler-meler kepedesan bisa ngadem di es krim zanghrandhi. ini lokasinya berdekatan. jadi tinggal jalan kaki aja.

Sore bisa dilanjut dengan menikmati suasana sore/senja di surabaya dengan duduk-duduk santai di taman bmx/skatepark. Disini banyak remaja berlatih main skateboard atau hanya duduk-duduk bergerombol. O iya, kalau sore patung suroboyonya juga mengeluarkan air mancur, apik bagi yang suka hunting foto. Selain itu ini posisinya juga bersebelahan di monumen kapal selam. Bisa sekalian mlipirnya.

patung suro-boyo

Atau bisa juga menghabiskan sore dengan nyeberang ke madura via suramadu, hunting pernak-pernik madura semacam pecut. Ini banyak dijual di kios-kios pinggir jalan suramadu sisi madura. Sekalian bagi yang suka hunting foto, hunting sunset di tepi pantai salah dua sisinya jembatan.

suramadu bridge

Malamnya saat kulineran. Hunting tahu tek di daerah darmahusada. ada yang tau tahu tek? tahu tek semacam kayak rujak tapi tanpa sayur dan buah. Kalau siang tempat ini adalah bengkel cuci mobil tapi kalau malam disulap jadi warung tahu tek. Dan jangan salah. Ramenya minta ampun. 

tahu tek

Atau bagi penggila bebek bisa melipir ke daerah mulyosari, bebek cak yudi. Asal jangan diatas jam setengah 8. Karena kalau di atas jam itu biasanya sudah habis. Tapi jangan kecewa dulu. Ga dapat bebek cak yudi kitq bisa mlipir ke daerah bratang atau ke daerah rungkut. Yup.. Bebek palupi sedapnyooo!! untuk bebek palupi yang di bratang, ndak cuman hanya nyediain menu bebek tapi ada berbagai menu lainnya, seperti iga bakar penyet.

iga bakar

bebek goreng

saung-saung di SAS
*ps : foto-foto di copas dari instagram.com/potrehkoneng

Monday, November 28, 2011

ASEAN Environment Sustainable City

Reog Ponorogo menyambut kedatangan Bu Risma yang membawa piala

Bu Risma sembari mengangkat piala penghargaan

Selamat buat kota Surabaya yang mendapatkan penghargaan ASEAN Environment Sustainable City. Surabaya kini sejajar dengan kota-kota seperti National Housing Scheme Rimba (Brunei Darussalam), Phnom Penh (Kamboja), Xamneau (Laos), Perbadanan Putrajaya (Malaysia), Pyin Oo Lwin (Myanmar), Puerto Princesa (Philipina), South West CDC (Singapura), Phuket (Thailand), dan Danang (Vietnam).
Surabaya dinyatakan sebagai kota dengan penataan lingkungan berkelanjutan terbaik di banding kota-kota besar lain di kawasan ASEAN.

*tapi walau begitu, Surabaya tetep panas dan bikin eksotis =))
 

Me n My Ego Template by Ipietoon Cute Blog Design